Archive for Februari 2012

Kepada Kamu, Dengan Penuh Kebencian


posted by Da mN on

No comments

Kepada kamu, dengan penuh kebencian.


Aku benci jatuh cinta. Aku benci merasa senang bertemu lagi dengan kamu, tersenyum malu-malu, dan menebak-nebak, selalu menebak-nebak. Aku benci deg-degan menunggu kamu online. Dan di saat kamu muncul, aku akan tiduran tengkurap, bantal di bawah dagu, lalu berpikir, tersenyum, dan berusaha mencari kalimat-kalimat lucu agar kamu, di seberang sana, bisa tertawa. Karena, kata orang, cara mudah membuat orang suka denganmu adalah dengan membuatnya tertawa. Mudah-mudahan itu benar.

Aku benci terkejut melihat SMS kamu nongol di inbox-ku dan aku benci kenapa aku harus memakan waktu begitu lama untuk membalasnya, menghapusnya, memikirkan kata demi kata. Aku benci ketika jatuh cinta, semua detail yang aku ucapkan, katakan, kirimkan, tuliskan ke kamu menjadi penting, seolah-olah harus tanpa cacat, atau aku bisa jadi kehilangan kamu. Aku benci harus berada dalam posisi seperti itu. Tapi, aku tidak bisa menawar, ya?

Aku benci harus menerjemahkan isyarat-isyarat kamu itu. Apakah pertanyaan kamu itu sekadar pancingan atau retorika atau pertanyaan biasa yang aku salah artikan dengan penuh percaya diri? Apakah kepalamu yang kamu senderkan di bahuku kemarin hanya gesture biasa, atau ada maksud lain, atau aku yang-sekali lagi-salah mengartikan dengan penuh percaya diri?

Aku benci harus memikirkan kamu sebelum tidur dan merasakan sesuatu yang bergerak dari dalam dada, menjalar ke sekujur tubuh, dan aku merasa pasrah, gelisah. Aku benci untuk berpikir aku bisa begini terus semalaman, tanpa harus tidur. Cukup begini saja.

Aku benci ketika kamu menempelkan kepalamu ke sisi kepalaku, saat kamu mencoba untuk melihat sesuatu di handycam yang sedang aku pegang. Oh, aku benci kenapa ketika kepala kita bersentuhan, aku tidak bernapas, aku merasa canggung, aku ingin berlari jauh. Aku benci aku harus sadar atas semua kecanggungan itu…, tapi tidak bisa melakukan apa-apa.

Aku benci ketika logika aku bersuara dan mengingatkan, “Hey! Ini hanya ketertarikan fisik semata, pada akhirnya kamu akan tahu, kalian berdua tidak punya anything in common,” harus dimentahkan oleh hati yang berkata, “Jangan hiraukan logikamu.”

Aku benci harus mencari-cari kesalahan kecil yang ada di dalam diri kamu. Kesalahan yang secara desperate aku cari dengan paksa karena aku benci untuk tahu bahwa kamu bisa saja sempurna, kamu bisa saja tanpa cela, dan aku, bisa saja benar-benar jatuh hati kepadamu.

Aku benci jatuh cinta, terutama kepada kamu. Demi Tuhan, aku benci jatuh cinta kepada kamu. Karena, di dalam perasaan menggebu-gebu ini; di balik semua rasa kangen, takut, canggung, yang bergumul di dalam dan meletup pelan-pelan…

Aku takut sendirian.  — Raditya Dika

________________________________________

Fine, Gua Galau Lagi~


posted by Da mN on

2 comments

Hari ini hari minggu, hujan dan gua galau.
Yap! Engga ada yang lebih galau di hari libur gini ngerem dirumah, engga ada kerjaan, nangis sendiri di kamar. Oh tuhaaan cobaan apa ini ლ(ಠ_ಠლ)

Gua berasa hina ngabisin hari libur gini tiduran aja dirumah, fine gua keluar! Dan ternyata gua makin galau. Gua mau kemana? Sama siapa? Ngapain aja? Tuhaaaaaan ( ⌣ ́_ ⌣ ̀)

Akhirnya gua berkelana kesana-kemari. Gua bertemu teman dan kekasihnya. Bisa ditebak gua mati ditempat, bercucuran air mata darah, upil gajah dan muntah gayung. Kok gayung? Dari pada beling paku dan semacamnya nanti malah dikira lagi atraksi debus._. Mendadak anti klimaks, boleh diabaikan~ Kembali ke masalah... Gua jadi sedikit sensitif kalau ngeliat orang pacaran, rasanya pengen gua bejek-bejek! Curcol? Engga, gua cuma galau. Yaa, gua galau. Boleh diabaikan.

Untunglah gua bawa leptop gua yang hina ini. Saking hinanya, leptop gua ini baru sampe booting langsung mati. Yap! Ternyata barang bisa lebih labil dari tuannya. Maaf top, gua benci sesuatu yang labil *banting leptop* *5 detik kemudian* *kejang-kejang ditempat*. Hap! Ketimbang digodain maho-maho disini yang haus banget sama cowo kece kaya gua, mending dibilang orang gila deh mainin leptop mati sambil ketawa-ketawa sendiri. Biarin, yang penting tetep kece.

Blablabla dan... Hujan.

Duh enak banget yaa yang pacaran bisa peluk pelukan biar anget. Gua? Beli kopi buat ngangetin badan. Nasib. Kenapa hari ini begini sih tuhaaaaaaan... Sabar. Biarin, gua masih enjoy dibilang orang gila. Suasana makin galau, entah antah berantah dari mana ini yang muter lagunya Air Supply - Goodbye. Terkutuk lah kau manusia! ლ(ಠ_ಠლ)

Banyak sih cewe cakep disini yang kalo diitung-itung cukup buat ngangetin badan, tapi masa iya gua datengin mereka satu-satu buat bilang "Neng, angetin gua yuk?" Bisa ditebak gua penuh luka tusuk di sekujur tubuh. Ini lebay, boleh diabaikan.

Masih hujan, dan celana gua basah. "Kenapa celana yang basah?" Ceritanya ketumpahan air kopi tadi. Ini ga nyambung, boleh diabaikan. Ga kuat, ga kuat sebenernya nahan batin yang bergejolak dengan sangat dahsyat ini, ini naluri! INI NALURI! Gua pengen disaat-saat kaya gini ada yang merhatiin lagi, ada yang nemenin lagi, ada yang ngehibur lagi. Tapi apa?

Gua labil? Gua lebay? Boleh diabaikan~ Anti klimaks. *pergi sebelum galau makin menjadi-jadi* Sekian.

Sepenggal Postingan di Hari 14


posted by Da mN on

No comments

Banyak yang bilang kalau hari ini hari valentine, tapi engga sedikit juga yang bilang hari ini hari selasa. Engga masalah, semuanya bener._. Semua tau apa sejarahnya tanggal 14 pebruari ini semua orang merayakan hari valentine, gua ga mau jelasin panjang lebar. Intinya hari ini tanggal 14 dan hari ini hari selasa!


Kalau bicara valentine pasti bakal menyinggung masalah agama. Yaa, bagaimana kalau kita sebut hari ini sebagai hari kasih sayang? Right?

Hari kasih sayang, hari dimana yang berpasangan memadu kasih dan berbagi sayang, dan sedangkan yang mengaku diri mereka 'single' adalah hari yang mereka sebut 'neraka kecil'. Tragis memang, tapi ini jalan hidup bung! Bertabahlah~ #tsaaah

Semua punya sesuatu yang mereka sayang, dan gua sendiri punya seseorang yang gua sayang. Ini terlepas dari keluarga loh yah~ Yaa, kalau bicara sayang gua punya satu orang yang menjadi alasan kenapa gua bisa fasih mengucap kata 'sayang'. Isi postingan ini gua tunjukin untuk seseorang. Umm...

Disaat lo sayang dengan seseorang pasti ada setidaknya dari sikap lo yang berubah, ini terjadi dengan alami, karena ternyata kita sedikit meniru apa yang dia lakukan. Ini terjadi dengan alami. Misalnya orang yang lo sayang suka garuk-garuk idung atau sekedar sendawa sehabis makan, pasti ini 'menular' pada lo dan lo ga sadar. Yap! Ini terjadi dengan alami.

Aduh, gamau basa-basi lagi deh._.

Intinya, selamat hari kasih sayang buat semuanyaaa yang masih punya seseorang yang kalian sayangi. Jaga terus rasa sayang itu, jangan pernah lo ubah sedikitpun. Karena ketika lo sudah terlanjur sayang, ada usaha yang sangat besar untuk melepaskan.

Selamat hari kasih sayang, NA! :D

Sekian.

Diberdayakan oleh Blogger.